Kamis, 30 Juni 2016

First of all, i'm so sorry for not posting anything last month :(
June is a super busy month, i got so many activities to do at my school, and some "parheheon" at my church (yes, gue kristen, dan gue gereja di hkbp).

Lain waktu, gue bakal nyoba nge-balance waktu buat ngetik blog; kegiatan sekolah; dan kegiatan keagamaan gue.

Nah, kali ini Gue pengen ngebahas soal...

Judging People 


Diatas udah gue taro, definisi/artian dari "Judge"

Basically, judging itu bahasa inggris nya dari "Judge", yang artinya "Menilai orang lain" atau "Menghakimi orang lain"

Pertama-tama jenis "Judging" yang bakal gue bahas disini itu beda dengan "Judge Hukum".

You know, "Judge" is the person who determine punishment or decide is this person guilty or innocent in front of law. (If you still don't understand, just google it)

Di blog ini, gue bakal lebih ngebahas soal "judging other people"

Ngejudge orang lain itu bisa berdasarkan banyak hal,

Bisa berdasarkan baju nya

Lifestyle nya

Attitude nya

Cara dia bergaul

And one thing you should know, whatever they wear or do, it's not define who they are.

Bisa aja kan gue make baju casual non-branded tapi ternyata gue anak presiden.

 Bisa aja ada orang attitude nya kaya preman pasar padahal mareka cuma bocah smp yang wannabe-jagoan?

Gue sering ngedenger istilah "Judge people by their shoes" dan gue gak setuju ama opini itu.

Kata nya, orang yang suka make sepatu casual, personality nya itu tipe-tipe orang kalem dan selow.

What if, that shoes is the only shoes this people can effort? Bisa aja sebenarnya personality dia beda kok. Gue punya banyak temen yang suka casual things, but their personality gak kalem-kalem banget, malah gak kalem sama sekali.

Dan gue baru tau, kalo sebenarnya Judge itu sinonim nya opini (liat foto diatas)

Yang berarti memberi opini itu sama kaya menilai/menghakimi orang lain.

"Apa berarti kita gak boleh nge-judge orang lain?"

"Apa berarti ngasih opini itu gak boleh?"

Boleh, but remember, ada batasan nya antara nge judge; ngasih oponi dengan sok tau ama hidup orang.

Terlalu banyak nge judge orang itu juga gak baik loh, lo gak tau apa yang mereka pernah lewati dalam hidup mereka jadi mendingan lo gak usah asal menilai.

And don't ever ever ever, define one person by other people opinion. Karena gak semua opini orang itu 100% benar.

Bisa aja tuh orang ngarang-ngarang cerita, atau permasalahan mainstream jaman sekarang, "Ngomongin orang di belakangnya" dan yang di omongin itu belum tentu bener.

Lo harus liat dulu, apa hubungan/relation si "pemberi opini ini" dengan "orang yang di opini-in" . Kalau mereka teman baik, mungkin si "pemberi opini ini" bisa aja benar.

Dan bagi orang di luar sana yang suka di juge/di kasih opini berlebihan soal lo. Inget aja, semua omongan orang-orang diluar sana gak menentukan siapa diri lo, jika orang menilai lo sebagai pecundang dan orang gak mampu, buktikan diri lo ke mereka, kalo lo tuh lebih dari itu :)

Buttt.... that doesn't mean lo nutup telinga dan gak ngedengerin semua perkataan orang. Lo harus tetep ngedengerin hal-hal yang menurut lo bisa membuat lo menjadi orang yang lebih baik lagi kedepan nya, dan menjauhi segala opini negatif yang gak penting.

Kesimpulan nya adalah

You should be nice to everyone and always listen to positive vibes everyday. Karena sebuah opini tidak menentukan jalur hidup  diri lo dan orang lain :)

Sekian, terimakasih...

Tertanda
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

kentang